Kompensasi Rumah Retak Merugikan, Warga Gunung Kemala Ini Komplein

  • Bagikan
Foto : Salah satu warga Gunung Kemala yang mengajukan klaim komplen atas kerusakan rumah yang tak sesuai, Kamis (14/4/22)

PRABUMULIH, topikberita.co – Ganti kerugian Rumah Retak (RR) oleh PT.BGP Indonesia diwilayah Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat terus berjalan, namun sejumlah masyarakat masih tidak menerima hasil yang diberikan oleh perusahaan.

Dari pantauan media terdapat sekitar 10 orang warga Gunung Kemala yang menolak kompensasi fisik rumah retak yang diajukan oleh PT.BGP karena dianggap tidak sesuai, Kamis (14/5/22).

Pito Pansuari salah satu warga Gunung Kemala mengaku data rumah retak yang tidak sesuai dengan kondisi kerusakan rumah menjadi pertimbangannya untuk tidak mengambil uang konpensasi dari PT.BGP.

“Aku dak ngambek kompensasi itu, dak sesuai dengan kerugian yang kami alami, keramik aku rusak dak cukup biaya untuk benarinyo dengan harga 1,5 juta, belum upah tukang” tutur Pito kepada media ini.

Senada disampaikan Taufik Jaya warga Rt.02 Rw.03 Gunung Kemala itu mengalamai hal yang sama, kerusakan pada atap rumah yang bocor dan beberapa keretakan dinding serta pagar rumah dinilai tak sebanding dengan kerusakan yang dihargai Rp 1,5 juta keseluruhannya.

“Aku minta klaim pembayaran, soalnyo kito dak tau nilai hitungan kerusakan seperti apo dan tiba-tiba sudah ada nilai ganti rugi tanpa menghitung berapa kerugian dampak seismik ini” ucapnya.

Ditempat terpisah melalui Nopri Humas pengurusan Klaim rumah retak PT.BGP mengatakan hingga saat ini ada sekitar 10 orang warga Gunung Kemala yang klaim dan memilih tak ambil uang kompensasi yang diberikan.

“Untuk yang menolak kompensasi laporan lagi ke pihak Kelurahan masing-masing dan dibuatkan surat resmi dari pihak kelurahan untuk nantinya diberikan ke pihak PT.BGP” jelas Nopri.

Pengecekan ulang rumah retak akan dilakukan sesuai kebijakan menagemen PT.BGP yang sudah melakukan komplein sebelumnya.

Ditempat lain Humas APC Nawang ketika dikonfimasi tidak memberikan respon mengenai komplein rumah retak

Penulis: TaufikEditor: Taufik Jaya
  • Bagikan