Korban Kebakaran Pipa Gas Desa Gunung Raja Dirujuk ke Rumah Sakit di Palembang

  • Bagikan
Petugas medis menangani tiga korban luka bakar akibat insiden api terbuka di area pipa gas Pertamina EP Prabumulih di Desa Gunung Raja, Kabupaten Muara Enim, sebelum dirujuk ke rumah sakit di Palembang.
Foto : Tangkapan layar, Tiga korban luka bakar akibat insiden api terbuka di area pipa gas Pertamina EP Prabumulih di Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Palembang.

MUARA ENIM, TOPIKBERITA.CO – Tiga warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, yang menjadi korban kebakaran akibat insiden api terbuka di area pipa gas Pertamina EP Prabumulih, kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Palembang.

Ketiga korban, yakni Hardin (45), Erpina (43), dan putra mereka Faisar (9), sebelumnya sempat mendapatkan penanganan darurat di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih (RSPP).

Namun, mengingat kondisi luka bakar yang dialami cukup serius, mereka kemudian dirujuk ke rumah sakit di Palembang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/6/2026) saat satu keluarga tersebut hendak menuju kebun karet di wilayah Dusun V Desa Gunung Raja.

Diduga, kebocoran pada jalur pipa gas memicu munculnya api terbuka yang menyebabkan ketiganya mengalami luka bakar.

Dari video yang beredar dan diterima media ini, para korban tampak mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh dan segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan.

Pjs Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field, Haris Fadilah, sebelumnya menyatakan bahwa pihak perusahaan bergerak cepat setelah menerima laporan adanya api terbuka di area pipa gas Desa Gunung Raja sekitar pukul 06.30 WIB.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB oleh tim SERT Prabumulih Field, sementara tiga warga terdampak langsung dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.

“PEP Prabumulih berkomitmen memberikan dukungan terbaik bagi tiga warga terdampak,” ujar Haris dalam keterangannya.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api terbuka tersebut masih dalam proses penyelidikan. Area kejadian telah dilokalisasi dan berada dalam pengawasan petugas.

Sementara itu, kondisi terkini ketiga korban masih terus dipantau oleh tim medis di Palembang. Pihak keluarga berharap Hardin, Erpina, dan Faisar dapat segera pulih setelah mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar yang mereka alami.

  • Bagikan