PRABUMULIH, topikberita.co – Wali Kota Prabumulih, H Ridho Yahya mendengar ada warga nya menjadi korban ledakan, langsung meninjau lokasi ledakan, Selasa (10/5). “Silahkan Ibu-Ibu masak, jangan takut. Tidak ada sama sekali gangguan distribusi terhadap pemakaian gas rumah tangga,” terangnya.
“Kami hadir disini karena ada sesuatu yang terjadi yakni ledakan gas. Sudah kita lihat dan kebetulan lokasi ini memang ada gas dan kebetulan warga kita Prabumulih ada yang terbakar,” sesalnya mengimbau korban ledakan harus mendapatkan perawatan intensif dan harus dirujuk ke Palembang dan perusahaan harus bertanggung jawab termasuk pemerintah juga akan bertanggung jawab.
Dia pun tak menapik, sebenarnya perusahaan ini (Pertamina, red) sudah ikut berkontribusi dan pihaknya minta dana CSR atau dana tidak terduga perusahaan karena warga mengalami trauma. “Mungkin perusahaan bisa memberikan kepedulian misalnya memberikan beras dan batuan lain kepada masyarakat,” sambungnya.
Terkait musibah yang dialami, orang nomor satu di kota nanas itu mengaku supaya dijadikan pelajaran bagi kita semua dan jangan merasa aman. “Jadi nanti misalnya perusahaan harus membuatkan sirine sehingga kalau ada kebakaran bunyikan seruling besar,” ujarnya mengaku memang hampir 12 tahun belum pernah kejadian seperti ini.
Kedua, kata dia. Andaikan tahun depan terjadi kejadian seperti ini maka dana harus siap juga. Perusahaan juga diimbau mendirikan pos keamanan dan membuat semacam sirine. “Kita juga minta perusahaan bertanggung jawab dan melakukan pendekatan kepada masyarakat,” jelasnya.




