PRABUMULIH, TOPIK BERITA.CO – Dugaan pungli di jalan Patih Galung pembangunan Flyover meresahkan warga sekitar, pasalnya sejumlah kendaraan yang sebelumnya dilarang melewati jalur pembangunan tampaknya dimanfaatkan oleh sejumlah onkum preman, Senin (15/8).
Video memperlihatkan dua orang diduga pungli viral dimedia sosial, perekam video mengaku jika kendaraan mobil yang melintas dipungut biaya seiklasnya sebagai jasa telah memperbolehkan melewati jalan dari Muara Enim – Palembang.
Dalam cuplikan rekaman video yang didapat kantor berita ini, perekam mengaku oknum pungli atas perintah Kapolsek, namun hal itu langsung dibantah oleh pria yang berkaos hitam.
“Proyek ini masih berjalan, dari depan sampai belakang dibuka, atas perintah oknum katanya pak Kapolsek” ujar pria dalam video
Hal tersebut langsung dibantah oleh pria berkaos hitam dan bertopi. “ Salah pak kalo kamu ngomngi Kapolsek”
Sementara dari pantauan media ini salah satu akun Bayuwild09 mengaku tak pernah memaksa pengendara membayar sejumlah uang bagi yang melintas dan hanya meminta seiklasnya.
“Kami juga dak pernah memaksa meminta uang kepada sopir, kami hanya meminta seiklasnya saha kepada sopir” tulis akun diduga pelaku pungli.
“Apa salahnyo kami dapat uang kopi dan uang rokok karena sudah membukakan portal untuk kalian lewat” lanjut Bayu.
Sementara itu Humas pembangunan Flyover Yandi ketika dihubungi membenarkan jika jalan sempat dibuka selama dua minggu untuk pengendara yang ingin melintas.
“Awalnya kita buka untuk mobil Ambulan dan pejabat yang mau melintas atau mobil yang memiliki kepentingan (Urgent) tapi ketika kami buka mobil belakang semua ikut lewat” jelasnya.
Masih kata Yandi pihaknya mengaku telah membantu mengurai kemacetan di jalan lingkar, namun dirinya juga membantah jika ada pungli.
“Kalau pungli gak ada pak, kita kasihan saja dengan orang yang mau lewat jauh kadang macet dijalan lingkar”
“Kalau sekarang kami tutup total siapa pun tidak kami izinkan lewat sana” lanjutnya
Menurut informasi yang didapat pengendara memberikan uang dari Rp.10 ribu hingga Rp 30 ribu permobil dan portal dibuka pada malam hari hingga pagi menjelang subuh.
Untuk diketahui pembangunan jalan Fly over Patih Galung ditargetkan selesai pada November tahun ini dan memang sepantasnya kendaraan tidak melewati jalan tersebut agar pekerja tak terganggu.




