Serangan Netizen Pasca Debat, Akun Fake Medsos Berkeliaran Bela Paslon

  • Bagikan
Foto : Tiga Pasangan Calon (Paslon) LaKy, Ber-Fikir dan Ber-Gema debat publik pertama di Hotel South Sumatra Prabumulih.

TOPIKBERITA.CO – Usai Debat Publik pertama digelar KPU Kota Prabumulih di aula Hotel South Sumatra beberapa waktu lalu, tanggapan miring, serangan hingga pujian kepada ketiga pasangan calon (Paslon) ini ramai diperbincangkan di media sosial.

Dari pantauan media ini, paslon Arlan – Franky mendapat sorotan tajam netizen. Pungusaha sukses itu mengakui, jika debat pertama itu dalam tahap belajar. Kedepan dirinya akan terus belajar dan akan terbiasa setelah dirinya terpilih nanti.

“Ini debat pertama, cak masih belajar, dan cak cuma bisa begawi (bekerja) tidak pandai bicara” ujarnya dibincangi.

Sementara, pasangan calon Fikri-Samdakir sempat melontarkan sentilan insfratruktur di Kota Prabumulih yang selama ini diibaratkan “Dibangun Malam hari, Siang hari rusak lagi”

Hal tersebut ia sampaikan ketika penyampaian visi misi pada debat. Pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kota Prabumulih sangat dibutuhkan, sebut Fikri.

“Di bangun malam ini, besok pagi sudah rusak bangunan tersebut, karena itulah yang terjadi selama ini” lanjut Fikri ditimpal gemuruh tepuk tangan penonton.

Video potongan debat itu pun viral di medsos, beberapa akun fake terpantau di Facebook dan Instagram saling klaim dan saling lempar kesalahan.

Ditempat yang sama, paslon Ngesti – Amin sempat membuat suasana debat bergemuruh, pasalnya saat sesi debat berakhir, pembawa acara meminta para paslon untuk berfoto gandeng tangan.

Namun, terlihat Syamdakir tidak bisa menggandeng tangan Ngesti untuk berfoto. Alih-alih disebut netizen bukan muhrim, usai berfoto ketiga pasangan tampak kompak bersalaman.

  • Bagikan