PRABUMULIH, TOPIK BERITA.CO – Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Pertamina Zona 4 Prabumulih, Lebih dari 300 massa turun ke lapangan dan menyuarakan tuntutan secara langsung. Selasa, 21 April 2026.
Ketua Umum APM, Adi Susanto, memimpin aksi dan menyoroti proses rekrutmen tenaga kerja yang melibatkan PT PDC, PT PDSI, dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Ia menilai proses tersebut tidak transparan dan sarat kepentingan.
APM menilai PT PDC, PT PDSI, dan Disnaker tidak bersih dalam rekrutmen tenaga kerja. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat lokal yang ingin mendapatkan pekerjaan.
Dalam tuntutan utama, APM meminta PT PDSI dan PT PDC mengulang proses penerimaan tenaga kerja gelombang pertama dan kedua secara terbuka. APM juga mendesak pengawasan publik agar proses berjalan transparan dan bebas dari praktik KKN.
Selain itu, APM mendesak Disnaker membatalkan hasil rekrutmen tenaga kerja gelombang pertama dan kedua yang dijalankan oleh PT PDSI dan PT PDC.
“Buka rekrutmen secara jujur dan transparan. Berikan kesempatan adil bagi masyarakat lokal,” tegas Adi Susanto.
