PRABUMULIH, TOPIK BERITA.CO – Giliran kantor DPRD Kota Prabumulih didatang rombongan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (13/9).
Nampak dua mobil rombongan KPK hadir di Gedung DPRD Kota Prabumulih sekira pukul 14.00 wib untuk memberikan pembekalan sekaligus sosialisasi anti korupsi.
Wawan Wardhiana dan Deputi Bidang Koordinasi di KPK dalam sambutannya mengatakan metode korupsi di Indonesia terus mengalami perubahan untuk melakukan tindak pidana yang merugikan negara.
“Korupsi di Indonesia ini terus berubah-ubah, kalau dulu korupsinya Transfer, sekarang sudah pakai uang tunai (cash), namun sudah ada perubahan lagi terus berinovasi” jelasnya di gedung rapat Paripurna DPRD kota Prabumulih.
Lanjut, Wawan dari data KPK tahun 2004 s/d Maret 2022 kasus penyuapan memuncaki posisi pertama yakni sekitar 828 kasus dan Pengadaan barang dan jasa sebanyak 264 kasus.
Kedua kasus terbanyak itu yang sering di temukan di Indonesia yang dapat merugikan negara.




