PRABUMULIH,TOPIKBERITA.CO – Jalan Padat Karya, yang terletak di wilayah strategis Kota Prabumulih, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, setiap sore hari jalan ini selalu mengalami kemacetan parah yang cukup mengganggu aktivitas warga, terutama para pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, kemacetan yang terjadi disebabkan oleh banyaknya pedagang dan pelaku usaha yang tidak memiliki lahan parkir memadai.
Akibatnya, para pembeli terpaksa memarkirkan kendaraan mereka baik mobil maupun sepeda motor di bahu jalan, sehingga mempersempit ruang lalu lintas dan memicu kemacetan. Jum’at, 27 Juni 2025.
Tak hanya itu, keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Padat Karya juga memperparah kondisi. Antrian kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar kerap memanjang hingga puluhan meter, membuat arus lalu lintas semakin tersendat.
RZ, salah satu warga Prabumulih yang rutin melintasi jalan tersebut, mengeluhkan kondisi ini. “Setiap sore pasti macet. Kadang antrian mobil di SPBU bisa sampai ke tengah jalan. Belum lagi kendaraan parkir sembarangan karena toko-toko tidak punya lahan parkir,” ungkapnya.
RZ berharap pemerintah Kota Prabumulih di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Arlan dan Wakil Wali Kota Franky Nasril dapat segera mengambil tindakan. Ia menekankan pentingnya penertiban terhadap pedagang atau pelaku usaha yang memiliki lahan, namun tidak menyediakan tempat parkir yang layak.
“Pemerintah harus tegas. Kalau memang tokonya punya lahan, harus disuruh buat parkiran, jangan malah ambil badan jalan umum,” tegasnya.
Warga pun berharap solusi cepat dan tepat agar Jalan Padat Karya kembali nyaman dilalui dan tidak menjadi langganan macet setiap harinya.




