PRABUMULIH – Video isu penculikan anak sontak ramai beredar dimedia sosial kota Prabumulih, dalam keterangan video tersebut tampak keluarga yang diduga menjadi korban penculikan anak mengaku telah diculik seseorang, Kamis (3/3/22).
Kejadian tersebut diperkirakan sekira pukul 15.00 wib sore didepan TK Aisyiyah belakang Pasar Kota Prabumulih. Kedua anak itu berinisial IND (5) seorang anak perempuan pasangan dari Irwansyah (35) dan Lidia (34) saat itu anaknya bersama keponakan laki-laki AN (3) terlihat dalam video mengikuti Yuda Saputra (21) terduga penculik warga Karang Raja Prabumulih.
Tak lama video itu viral petugas kepolisian dari Polsek Prabumulih Barat dan Polres Prabumulih berhasil mengamankan terduga pelaku bersama kedua anak yang tak jauh dari Pasar Tradisional Modern (PTM) Prabumulih.
Pelaku dan korban akhirnya diamankan di Polsek Prabumulih Barat dan dipindahkan ke Polres Prabumulih untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Irwansyah (35) orang tua korban mengaku mengetahui kabar penculikan setelah diamankan oleh petugas kepolisian di Polsek Prabumulih Barat.
“Aku dapat kabar anakku lah di kantor polisi” tutur Irwansyah yang saat kejadian sedang berdagang di pasar.
Ayah korban menceritakan jika anaknya itu mengikuti terduga pelaku penculikan dari belakang. Ketika disinggung mengenai kondisi korban saat penculikan tak terdapat luka atau pun bekas pemaksaan dari pelaku kepada kedua anak itu.
Ditempat terpisah, kedua orang tua terduga pelaku Sukarmi (48) dan Yulius (53) ketika diwawancarai langsung dikediamannya mengku tak menyangka jika anaknya yang memiliki keterbelakangan mental itu bisa menculik dua orang anak sekaligus dan tidak tahu apa tujuannya.
Anak pertama dari empat saudara itu dikenal dikampungnya sering bersikap seperti anak kecil sehingga keluarganya mensekolahkan ditempat yang khusus yakni di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Prabumulih yang berstatus kelas III SMA.
“Aku dak yakin kalu anak kami ini menculik, karena dio ini sifatnyo cak anak kecil” ucap Sukarmi seraya meminta maaf kepada keluarga korban.
“Aku minta maaf dengan keluarga korban, maafkelah kesalahan anak aku mungkin dio lagi khilaf kalu memang dio melakuke” sambungnya sambil menangis.
Sementara itu, pihak kepolisian Kasat Reskrim AKP Jailili melalui Kasi Humas Polres Prabumulih Sri Jumanti membenarkan kejadi dugaan penculikan tersebut dan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku.
“pelaku masih dalam penyelidikan dan sudah diamankan di Polres Prabumulih” tukasnya.
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA




