LAMPUNG,TOPIBERITA.CO – Untuk memperkuat peran media dalam menyebarkan informasi seputar Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan menggelar Media Gathering yang melibatkan pimpinan redaksi dari berbagai media di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Rabu, 11 Juni 2025.
Kegiatan ini bertujuan mendorong sinergi serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat dan mekanisme JKN. Hadir sebagai narasumber, Asisten Deputi SDM BPJS Kesehatan Angga Firdaus menegaskan bahwa program JKN merupakan milik bersama, bukan milik BPJS Kesehatan semata.
“Program ini adalah milik rakyat dan negara. BPJS hanya menjalankan amanah sebagai penyelenggara,” ujar Angga.
Dalam pemaparannya, Angga menyampaikan bahwa sistem jaminan kesehatan telah lama dikenal di berbagai negara. Indonesia mengadopsi model Social Health Insurance tunggal dan berhasil mencapai cakupan kesehatan semesta (UHC) dalam waktu hanya 4–5 tahun—jauh lebih cepat dibanding negara lain seperti Jerman yang memerlukan waktu lebih dari satu abad.

Selama 11 tahun berjalan, program JKN menunjukkan dampak positif yang signifikan, antara lain:
- Menekan angka kemiskinan
- Meningkatkan pendapatan rumah tangga secara signifikan
- Memperluas akses layanan kesehatan yang merata
“JKN juga mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan,” tambah Angga.
Meski manfaatnya besar, Angga mengakui masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh fungsi JKN maupun peran BPJS Kesehatan. Karena itu, ia mendorong media untuk terus aktif mengedukasi publik.
“Kita sudah punya fondasi yang kuat. Sekarang tinggal memperkuatnya bersama-sama lewat kolaborasi dan edukasi yang terus berjalan,” tutupnya.




