Relawan Dapur SPPG Sukajadi Curhat Dipecat Usai Dirawat di Rumah Sakit

  • Bagikan
Foto : Relawan Dapur SPPG Sukajadi, Prabumulih Timur dirawat di rumah sakit diduga drop karena kerja lembur.

PRABUMULIH, TOPIKBERITA.co – Merasa diperlakukan tidak adil atas pemberhentian mendadak oleh pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajadi Kota Prabumulih, seorang relawan bernama Ade Irma akhirnya mengadukan keluhannya kepada Aktivis LSM BRANTAS serta menyampaikan curhatnya kepada awak media.

Kepada Ketua DPD LSM BRANTAS Kota Prabumulih, Isfa Rozi Pebri, ibu rumah tangga warga Kelurahan Sukajadi itu menceritakan kronologi hingga akhirnya dirinya diberhentikan bekerja sebagai relawan dapur MBG yang beralamat di Jalan RA Kartini, Kelurahan Sukajadi, Prabumulih Timur.

Menurut penuturan Ade, dirinya sempat izin tidak masuk kerja karena sakit. Ia bahkan harus menjalani perawatan di RS AR Bunda selama empat hari.

“Berapo hari kemaren aku libur begawe kareno sakit. Sempat dirawat di RS Bunda sekitar empat hari. Setelah sembuh dan istirahat di rumah, aku di-chat pengawas. Katonyo aku istirahat dulu. Kukiro dikasih waktu memulihkan badan, tapi ternyata langsung dinyatakan dipecat,” keluh Ade Irma.

Ade juga mengungkapkan bahwa selama bekerja sebagai relawan, ia merasa banyak haknya yang belum dipenuhi.

Dalam curhatan WhatsApp yang ia sampaikan, Ade mengatakan:

“Ade jugo butuh keadilan, KK. Bukan mudah Ade masuk pertama di sano. Kami merintis dapur tu dari awal, training tiga hari dak dibayar, uang lembur jugo dak dibayar. Kadang kerja lewat dari 12 jam. Hari pertama kami masuk begawe dari jam 8 malam sampai jam 4 sore. Mano dak drop badan Ade, KK. Ade mohon dukungan KK dan rekan-rekan IWO Prabumulih, KK.”

Ade berharap curhatannya dapat menggugah hati pengelola dapur MBG dan SSPG Sukajadi agar mempertimbangkan kembali keputusan pemecatan tersebut. Ia mengaku sangat membutuhkan pekerjaan itu untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya yang berada dalam kondisi ekonomi lemah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG maupun SSPG Sukajadi belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pemberhentian terhadap Ade Irma.

  • Bagikan
Exit mobile version