PRABUMULIH, TOPIKBERITA.co – Aksi pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di ruas Tol Prabumulih viral di media sosial. Jum’at, 2 Januari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.40 WIB, dini hari tadi, tepat di sekitar KM 0 atau sesaat setelah keluar dari gerbang tol terakhir menuju Kota Prabumulih.
Akibat kejadian itu, sedikitnya 3 hingga 5 mobil mengalami kerusakan. Satu unit mobil dilaporkan mengalami kaca pecah, sementara tiga mobil lainnya mengalami kerusakan bodi berupa penyok. Salah satu kendaraan yang menjadi korban diketahui merupakan mobil milik keluarga narasumber.
Pemilik akun media sosial @wawaaja, yang juga menjadi salah satu korban, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut aksi pelemparan terjadi secara tiba-tiba saat kendaraan hendak keluar dari gerbang tol menuju Kota Prabumulih.
“Pelemparannya persis setelah gerbang tol terakhir arah Prabumulih, kira-kira di KM 0. Mobil keluarga saya kacanya pecah, sementara mobil lain ada yang penyok,” ujar @wawaaja, Jumat dini hari.
Berdasarkan informasi yang diterima para korban, jumlah kendaraan yang terkena lemparan batu diperkirakan mencapai sekitar delapan unit mobil. Namun, empat kendaraan lainnya memilih meninggalkan lokasi karena khawatir terjadi aksi kriminal lanjutan seperti begal.
Para korban sempat melaporkan kejadian tersebut ke kantor pengelola tol pada malam kejadian. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut nyata. Bahkan, pada hari berikutnya para korban diminta mengulang kembali laporan ke kantor tol untuk proses lanjutan.
“Semalam kami sudah melapor ke pihak tol, tapi belum ditindaklanjuti. Hari ini kami disuruh datang lagi ke kantor tol untuk tindakan selanjutnya,” tambah @wawaaja.
Para korban berencana kembali mendatangi kantor pengelola tol sekitar pukul 09.00 WIB guna meminta kejelasan penanganan serta pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
Mereka juga mendesak pihak pengelola tol dan pemerintah agar segera melakukan penyelidikan, meningkatkan pengamanan, serta mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak kembali menimbulkan korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola jalan tol maupun aparat kepolisian terkait insiden pelemparan batu tersebut.




