PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO — Unit Reskrim Polsek Prabumulih Barat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukumnya.
Pengungkapan ini merujuk pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/21/III/2026/SPKT/POLSEK PRABUMULIH BARAT/RES PRABUMULIH/POLDA SUMSEL tertanggal Minggu, 1 Maret 2026.
Aksi pencurian berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 16.45 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Letkol Munandar, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong sehingga para pelaku leluasa menjalankan aksinya.
Korban, David Taslim (65), seorang wiraswasta asal Cengkareng, Jakarta Barat, mengalami kerugian sekitar Rp.40 juta akibat peristiwa tersebut.
Berdasarkan penyelidikan, pelaku membongkar atap genteng untuk masuk ke dalam rumah. Setelah berada di dalam, mereka mengambil satu unit AC ½ PK, pompa air, kipas angin, jam tangan, serta koper berisi pakaian dan sembilan pasang sepatu. Selanjutnya, para pelaku kabur melalui pintu belakang.
Polisi kemudian menangkap dua tersangka berinisial AN (29) dan TA (31), warga Prabumulih Utara. Sementara itu, tiga pelaku lainnya berinisial DI, DN, dan EN masih dalam pengejaran.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain sepeda motor tanpa pelat nomor, penutup AC, pakaian, serta ikat pinggang yang berkaitan dengan hasil kejahatan.
Kapolsek Prabumulih Barat IPTU Tomas Siswo Purnomo menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan pelaku.
“Setelah menerima informasi, tim langsung bergerak dan menangkap AN. Dalam pemeriksaan, ia mengakui perbuatannya dan menyebutkan rekan-rekannya hingga kami berhasil menangkap TA,” ujarnya.
Kini, polisi menahan kedua tersangka di Mapolsek Prabumulih Barat untuk proses hukum lebih lanjut, sementara tim terus memburu tiga pelaku lainnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan menindak tegas pelaku kejahatan demi menjaga keamanan wilayah,” tegas IPTU Tomas.




