PRABUMULIH,TOPIKBERITA.CO – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Prabumulih Bersatu, berencana melakukan Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih, Senin (5/6/23) mendatang. Unjuk rasa tersebut terkait, mendesak Kajari Kota Prabumulih Roy Riady SH MH dan jajaran mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Rakyat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Prabumulih.
Hal ini dibenarkan oleh, Ketua LSM GMPB Agus Sanjaya melalui Katua Harian Romli.
“Iyo kito Senin, akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di Kantor Kejari Kota Prabumulih, Prihal Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Rakyat Disperindag,” ujar Romli saat memberikan keterangan Persnya, Kamis (1/6/23) di Sekretariat GMPB.
Menurutnya, kasus dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Rakyat Disperindag Kota Prabumulih ini sudah sejak beberapa bulan terakhir ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kota Nanas ini, namun hingga kini belum ada titik terang dan kejelasannya.
“Untuk itu, Aksi Senin nanti akan mempertanyakan sejauh mana perkembangan kasus ? dan mendesak Kajari Pak Roy dan jajaran kalau ditemukan unsur melanggar hukum segara ekspose dan tingkatkan ketahap selanjutnya, secepat cepatnya agar masyarakat tidak berfikir yang macam-macam terkait kasus Dugaan korupsi Pembangunan Pasar Rakyat Diperindag ini. Buka seterang-terangnya kasus ini, ” tegas Romli yang akrab disapa Calik ini.
Tak hanya itu, dalam aksi tersebut pihaknya akan menurunkan kekuatan massa setidaknya 100 Orang. Hal ini sebagai bukti nyata masyarakat Prabumulih yang tergabung dalam GMPB bukan hanya menyoal soal tenaga kerja lokal tetapi juga mengawal pembangunan Kota Prabumulih ini.
“GMPB berjanji akan mengawal sampai tuntas dan terang benderang kasus dugaan korupsi ini, ” beber Calik.
Sementara Itu, dikutip dari Beritaopini.id Kejari Kota Prabumulih Roy Riady SH MH melalui Kasi Pidsus Kejari Kota Prabumulih Rudi Firmansyah SH MH menjelaskan, penangan kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Rakyat Disperindag Kota Prabumulih masih dalam proses pemeriksaan.
Terkait kendala, sebetulnya pihaknya tidak begitu ada kendala. Hanya saja berpacu dengan waktu dan juga dalam waktu yang berbarangan penanganan kasus lain. Sehingga perlu membagi tim dengan waktu yang ada agar semua kasus berjalan dengan baik.
Masih Kata Rudi, pihaknya juga mohon doa dan dukungan kapada seluruh masyarakat Kota Prabumulih agar semua perkara yang ditangani Kejari Kota Prabumulih dapat diselesaikan secepatnya.
“Insya Allah itu akan dituntaskanlah, mohon doa dan dukungan. Intinya mohon dukungan dan diingatkan jugo kalau seandainya nanti kami banyak kerjoan. Udah benar jugo itu dari sikapnya teman-teman GMPB untuk mengingatkan, benar sekali itu, ” pungkas Rudi, yang merupakan pemuda kelahiran Jambi ini.




