5 Hari Tak Bisa Beraktivitas, Penambang Pasir Minta Ganti ke Pertamina Field Adera

  • Bagikan

PALI, TOPIKBERITA.CO – Memasuki hari kelima bocornya sumur bor RJA-54 di tepi sungai Lematang, Desa Curup Kecamatan Tanah Abang, Pali berbatasan dengan wilayah Payuputat, Kota Prabumulih. Pihak perusahaan masih belum bisa mengatasi dampak yang ditimbulkan.

Dampak yang ditimbulkan dari kebocoran gas tersebut, juga dikeluhkan Dani, warga Dusun III Desa Curup, Tanah Abang. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai penambang pasir itu mengaku tak bisa lagi beraktivitas.

“Sampai sekarang sudah 5 hari kami dak biso nambang pasir” sebut Dani kepada wartawan ketika dilokasi kejadian.

Dani dan warga sekitar berharap kepada pihak perusahaan memberikan kejelasan dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Sabtu, 16 Maret 2024.

“Tidak ada apapun, tidak ada bantuan inilah yang kami bingung” lanjut Dani.

Dari pantauan dilapangan, mulai hari ini seluruh aktivitas penambangan pasir didekat lokasi kejadian dihentikan sementara.

Foto : Humas / Kondisi terkini di lokasi yang tak jauh dari sumur tua yang bocor.

Sementara, Head Comrel & CID Zona 4 mengatakan, selain penanganan kebocoran, PHR Zona 4 juga memprioritaskan penanganan kepada masyarakat sekitar lokasi yang terdampak.

Melalui koordinasi dengan pemerintah desa setempat, PHR Zona 4 memfasilitasi kebutuhan Ramadhan (sahur) kepada 108 warga yang terdekat lokasi berdasarkan data dari Kepala Dusun Desa Curup.

  • Bagikan