Warga Prabumulih Mengaku Terancam di Morowali, Minta Bantuan Pemkot untuk Dipulangkan

  • Bagikan
Subrata Maulana, warga Kota Prabumulih, meminta bantuan Pemerintah Kota Prabumulih untuk dipulangkan dari Kabupaten Morowali setelah mengaku mendapat ancaman terhadap keselamatannya.
Foto : Subrata Maulana (34), warga Jalan Mangga Muara Tiga, Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, berharap Pemerintah Kota Prabumulih dapat memfasilitasi kepulangannya dari Kabupaten Morowali karena merasa terancam saat bekerja

PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Seorang warga Kota Prabumulih bernama Subrata Maulana (34) meminta bantuan kepada Pemerintah Kota Prabumulih agar dapat dipulangkan dari tempatnya bekerja di Kabupaten Morowali.

Subrata, yang merupakan warga Jalan Mangga Muara Tiga, Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, mengaku saat ini merasa terancam keselamatannya. Ia menyebut sempat mengalami ancaman hingga diduga hendak dibunuh saat berada di lokasi kerjanya.

Dari keterangan yang disampaikan Subrata saat menghubungi kontak media ini, dirinya mengaku telah beberapa kali berupaya meminta bantuan kepada sejumlah pejabat di Kota Prabumulih melalui media sosial Facebook, tepatnya melalui fitur Messenger. Namun, hingga saat ini ia mengaku belum menerima respons atas permohonan yang disampaikannya.

Karena kondisi tersebut, Subrata berharap Pemerintah Kota Prabumulih dapat segera memberikan perhatian dan memfasilitasi kepulangannya ke kampung halaman agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya memohon kepada Pemerintah Kota Prabumulih agar dapat membantu memulangkan saya dari Morowali. Kondisi saya saat ini tidak aman dan saya merasa terancam,” ungkap Subrata kepada media ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih H. Sanjay Yunus saat dikonfirmasi media ini menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Pihaknya juga akan melakukan penelusuran dan mencari data untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan oleh Subrata.

“Hari Senin akan segera kami tindak lanjuti. Kami akan mencari data dan memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut,” ujar H. Sanjay Yunus.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti kronologi maupun penyebab ancaman yang dialami Subrata. Media ini juga masih menunggu keterangan dari pihak perusahaan maupun instansi terkait di Morowali guna memperoleh informasi yang berimbang.

Subrata berharap persoalan yang dialaminya segera mendapat perhatian sehingga dirinya dapat kembali ke Kota Prabumulih dengan selamat.

  • Bagikan