PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Puluhan anggota Komunitas Peduli Narapidana dan Mantan Narapidana (PENAMANAP) Kota Prabumulih sambangi kediaman H Arlan – Franky Nasril, Senin, 12 Agustus 2024.
Ketua Penamanap Arif Joko atau sering disapa Arif Arnic itu melakukan kunjungan pertama bersama anggota, untuk membulatkan tekad dan dukungan kepada pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih H Arlan dan Franky Nasril.
Disampaikan Arif, silaturahmi tersebut juga sebagai bentuk teman-teman mantan warga binaan untuk belajar lebih jauh tentang bermasyarakat, apalagi katanya, saat ini masuk tahun politik perlu bagi anggotanya mengetahui visi misi kandidat.
“Ini silaturahmi pertama anggota Penamanap, kita berharap anggota bisa belajar dan mengetahui visi misi kandidat Walikota, jika memiliki program baik apa salah didukung” jelas Mantan Lurah Gunung Ibul itu.
Dari hasil pertemuan tersebut, Penamanap berharap ada program yang bisa merangkul anggota, tak sedikit mantan warga binaan ini tidak memiliki pekerjaan yang layak dan sangat butuh perhatian Pemerintah.
“ Teman-teman kita ini kebanyakan ada yang nganggur tidak ada pekerjaan, kedepan Walikota terpilih bisa memberikan solusi layak, agar kedepan kehidupannya lebih baik” lanjut Arif.
Sementara, H Arlan didampingi Franky Nasril sangat menyambut baik kedatangan 30 orang anggota Penamanap di kediamannya. Cak Arlan sangat mensupport kegiatan Komunitas yang baru sebulan dibentuk.
Tak hanya itu, Cak Arlan memaparkan program kedepan untuk teman-teman Penamanap, agar bisa memiliki hidup layak setelah menjalani hukuman.
“Jangan malu untuk berbuat baik, Cak disini bakal mensupport penuh kawan-kawan, kedepan banyak program Pemerintah yang dibuat untuk membina dan memperhatikan kehidupan layak untuk kawan-kawan” tutur Arlan.
Untuk informasi, Komunitas Penamanap saat ini berjumlah 58 orang dan akan terus berjalan seiring waktu. Arif sebagai ketua akan merangkul semua mantan Narapidana di Kota Prabumulih untuk bergabung, hal itu sebagai bentuk dan wadah untuk berkomunikasi antar mantan warga binaan.




