Diduga Jadi Korban Sweeping Geng, Motor Pemuda Lubuk Raman Ditinggal

  • Bagikan
Foto : Ilustrasi/ Geng motor saling serang (sweeping)

PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Insiden pembacokan yang melibatkan sekelompok pemuda diduga geng motor asal Lubuk Raman, Kabupaten Muara Enim, terjadi pada Sabtu malam (malam Minggu) 24 Januari 2026 di kawasan Sungai Medang, Kota Prabumulih.

Akibat peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik korban jenis Honda Beat warna hitam ditemukan terparkir di depan rumah warga di Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur.

Kondisi sepeda motor tersebut memprihatinkan, dengan banyak bekas darah serta luka bacokan pada bagian jok dan bodi kendaraan.

Salah satu saksi sekaligus pemilik rumah di Kelurahan Tugu Kecil menuturkan, sepeda motor tersebut ditinggalkan pada malam hari secara tiba-tiba. Motor itu baru diketahui keberadaannya setelah kejadian pembacokan yang terjadi di wilayah Sungai Medang.

Saksi menambahkan, pada keesokan harinya sepeda motor tersebut diambil oleh teman korban. Saat itu, teman korban menceritakan bahwa telah terjadi peristiwa pembacokan di kawasan Sungai Medang.

Ketika ditanya alasan meninggalkan motor di depan rumah, teman korban mengaku mengenal pemilik rumah dan memilih meninggalkan kendaraan tersebut saat melarikan diri dari lokasi kejadian.

Menurut keterangannya, korban pembacokan diketahui telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, sebelumnya beredar video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan rombongan geng motor membawa senjata tajam jenis parang pada akhri Desember 2025 lalu.

Dalam rekaman tersebut, kelompok itu sempat melakukan aksi penyerangan di wilayah Kelurahan Muara Dua, Kota Prabumulih.

Beruntung, lima orang remaja yang saat itu sedang nongkrong berhasil menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke dalam rumah warga, sehingga tidak mengalami luka.

  • Bagikan