PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Rencana dua pria untuk diduga menggelar pesta narkoba jenis sabu di kawasan kebun Jalan Bukit Lebar, Purwodadi, Kota Prabumulih, berakhir sebelum dimulai.
Keduanya lebih dulu digerebek tim Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih setelah polisi menerima laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut, Kamis (14/5/2026) siang.
Informasi itu diterima petugas sekitar pukul 14.00 WIB. Tak menunggu lama, Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih, AKP Muhammad Arafah bersama tim langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, dua pria berhasil diamankan di sebuah lahan kosong di kawasan Kelurahan Muara Dua Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, dengan bantuan warga sekitar.
Kedua pria tersebut masing-masing berinisial JO (55) dan SA (27).
Namun yang mengejutkan, saat polisi melakukan penggeledahan terhadap sebuah tas selempang hitam milik salah satu terduga pelaku, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga kuat berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti yang diamankan di antaranya dua paket sabu dengan berat bruto 0,19 gram dan 0,17 gram, seperangkat alat hisap, plastik klip sisa pakai, dompet hitam, hingga satu bilah senjata tajam jenis pisau.
Penggeledahan dilakukan secara terbuka dan disaksikan langsung Ketua RT serta warga setempat.
Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya diduga mengakui barang tersebut milik mereka dan disebut akan digunakan untuk pesta sabu di lokasi tersebut.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, kami langsung melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi. Alhamdulillah kedua terduga berhasil diamankan beserta barang bukti,” ungkap AKP Muhammad Arafah.
Selain narkotika, keberadaan pisau yang ditemukan dalam tas pelaku juga menjadi perhatian penyidik. Senjata tajam itu diduga milik JO.
Kini kedua terduga berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Prabumulih guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi menegaskan, perang melawan narkoba tidak akan berhenti dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama membongkar peredaran barang haram di Kota Nanas.
“Jangan takut melapor. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami memberantas narkotika,” tegas AKP Arafah.




