Korban Pencurian 2 HP di RSUD Prabumulih, Minta Bertanggungjawab

  • Bagikan
Foto : Ilustrasi / Korban meminta pihak rumah sakit umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih untuk bertanggung jawab atas kehilangan dua unit HP dan uang tunai saat dirawat.

PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Dwi Novira, pasien yang beberapa minggu lalu menjadi korban pencurian saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih, akhirnya angkat bicara. Ia kehilangan dua unit handphone dan uang tunai sebesar Rp800 ribu dalam insiden tersebut.

Dalam keterangannya, Dwi menyayangkan lemahnya sistem keamanan di lingkungan RSUD. Menurutnya, pelaku dengan mudah masuk ke dalam ruangan pasien saat keluarga sedang tertidur.

“Ini sangat memprihatinkan, bagaimana bisa orang asing bebas masuk tanpa ada pengawasan? Keamanan di rumah sakit ini terlalu longgar,” keluhnya.

Yang lebih disesalkan, lanjut Dwi, bukti rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian pun tidak tersedia, sehingga menyulitkan proses pelacakan pelaku. Ia meminta pihak rumah sakit untuk bertanggung jawab dan segera melakukan perbaikan sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Prabumulih drg Sriwidiastuti mengaku langsung merespon kejadian itu. Salah satu langkah awal yang dilakukan pihaknya adalah melakukan penutupan permanen pada jendela yang diduga menjadi titik masuk pelaku pencurian.

“Kalau kawan-kawan keamanan dan perawat sudah bekerja sesuai SOP, patroli juga sudah, itukan sesuatu yang memang tidak ingin kita harapkan” jelas direktur seraya mengatakan diarea lokasi kejadian sudah diberi penerangan.

Terkait ganti rugi, pihak rumah sakit masih berkoordinasi dengan pihak keamanan internal. Namun, jika diperlukan, Sriwidiastuti menyatakan siap mengganti kerugian secara pribadi.

“Saat ini kami sedang berkomunikasi dengan manajemen baru, dan mengusahakan untuk bertanggung jawab serta mencoba mengajak tim keamanan untuk urunan sebagai bentuk tanggungjawab RSUD” sebut Direktur RSUD Prabumulih ditempat praktek pribadinya di Jalan Padat Karya.

Kasus ini kembali menjadi sorotan di tengah keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan pengawasan di RSUD Prabumulih. Masyarakat berharap pihak manajemen rumah sakit segera membenahi sistem keamanan dan memberikan rasa aman bagi pasien dan keluarga yang tengah berjuang untuk sembuh.

  • Bagikan