PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Diduga terjadi keterlambatan masinis ke stasiun Prabumulih dan kelalaian pihak kereta api sehingga ratusan penumpang tidak dapat turun di Stasiun Kota Prabumulih, mendapat berbagai respon dari masyarakat. Kamis, 21 Agustus 2025.
Media ini mencoba mengkonfirmasi Kepala Stasiun (KS) Kota Prabumulih, Amancik. Ia menjelaskan bahwa jalur penumpang dengan peron atau tempat naik-turun berada di jalur tiga. Namun saat kejadian, jalur tersebut tengah digunakan oleh kereta lain yang sedang antre, sehingga kereta rombongan diklat asal Prabumulih terpaksa dialihkan ke jalur dua.
“Karena dialihkan ke jalur dua, dua gerbong penumpang di bagian belakang tidak mendapat peron akibat panjangnya rangkaian kereta,” jelas Amancik.
Menurutnya, seharusnya penumpang yang berada di jalur dua diarahkan maju ke depan sekitar dua gerbong agar dapat turun di peron. Meski begitu, sebanyak 40 penumpang dari 129 orang penumpang lainnya tetap berhasil turun.
Akibat kondisi tersebut, 89 penumpang lainnya tidak sempat turun di Stasiun Prabumulih. Hal ini terjadi karena kereta hanya memiliki waktu jeda lima menit.
Masih kata Amancik, Sesuai SOP, apabila terjadi keterlambatan, PT KAI akan melakukan langkah taktis percepatan keberangkatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Prabumulih, Arlus, mengungkapkan adanya dua penumpang yang terjatuh akibat melompat dari kereta karena panik. Salah satunya seorang ibu yang baru melahirkan, mengalami pendarahan, dan harus mendapat perawatan medis.
“Ada seorang ibu yang melompat, karena kondisi habis melahirkan mengalami pendarahan, sehingga langsung dibawa ke IGD Puskesmas Lembak,” terang Arlus.
Selain itu, beberapa penumpang lain juga nekat melompat dari gerbong sehingga barang-barang mereka tertinggal di dalam kereta.
Sementara itu, M Saputra, Masinis yang diduga direkam pada video viral itu tak memberikan respon saat dimintai konfirmasi terkait kejadian.




