PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Dalam audiensi bersama DPRD Kota Prabumulih, pemilik RS AR Bunda, dr Rachman, menyampaikan bahwa dirinya telah berkali-kali memberikan arahan dan himbauan kepada seluruh pegawai rumah sakit agar lebih mengutamakan pelayanan kepada pasien.
Dalam penyampaiannya, dr Rachman mengingatkan bahwa pasien yang datang ke rumah sakit sesungguhnya membawa rezeki, bukan untuk meminta-minta. Selasa, 5 Agustus 2025.
“Saya sering mengatakan kamu (nakes) harus berbuat bagus lah dengan masyarakat, orang yang datang kerumah sakit itu mengantarkan uang kepada kamu (RS), bukan orang minta uang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan contoh logis untuk memperkuat pesannya.
“Kalau seandainya ada orang ngetuk pintu kamu jam 2 malam, kemudian tiba-tiba dia membawa uang dua miliar dak mungkin lah kamu tolak, saya bilang, gak usah 2 miliar, satu juta saja gak kamu tolak. Logikanya kan seperti itu,” lanjutnya.
dr. Rachman pun mengingatkan kepada seluruh pegawai bahwa rumah sakit adalah tempat mencari nafkah yang harus dijaga.
“Uang itu untuk kamu (pegawai). Saya tidak pernah menggajih kamu, tapi apa yang kamu dapat dari hasil kerja kamu tula. Rumah sakit ini kebun kamu, tempat mencari makan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Komisi I Kota Prabumulih, Zainudin, juga turut menyampaikan pandangannya. Ia mengungkapkan pengalaman pribadi yang kurang menyenangkan saat berkunjung ke RS Bunda pada tahun 2023 lalu.
Politikus Partai Golkar itu menceritakan bahwa saat istrinya dirawat, ia merasa pelayanan yang diberikan kurang maksimal. Namun demikian, ia berharap kejadian tersebut tidak lagi terulang di masa mendatang.
Zainudin juga meminta Dinas Kesehatan Kota Prabumulih untuk mendata seluruh dokter yang bekerja di semua rumah sakit di kota ini, sebagai bentuk pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.




