MUBA,TOPIKBERITA.CO – Curah hujan yang tinggi menyebabkan anak Sungai Lalan meluap dan merendam pemukiman warga di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Ketinggian air bahkan mencapai 1,20 meter, berdampak pada sedikitnya 99 kepala keluarga (KK) di beberapa RT.
Sejak pukul 06.30 WIB, saat air mulai meluap, Camat Bayung Lencir, M. Imron, S.Sos., M.Si, bersama tim dari kelurahan, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, serta TKSK langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan evakuasi warga serta membantu menyelamatkan harta benda yang masih bisa diselamatkan.
“Kami hadir untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga,” ujar Imron. Ia menambahkan, bantuan logistik dan layanan medis telah dikoordinasikan bersama pihak puskesmas terdekat untuk mendukung warga yang terdampak.
Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha, menekankan perlunya kerja sama antara instansi terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan dalam menangani bencana ini. “Kami terus berupaya menjawab kebutuhan warga, baik dalam hal bantuan darurat maupun pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan menjauhi daerah aliran sungai guna menghindari risiko lanjutan. “Kami mengajak warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman jika diperlukan, baik ke posko darurat maupun rumah keluarga,” tambah Bupati.
Pemerintah Kabupaten Muba berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam kondisi darurat ini. “Pemantauan akan terus kami lakukan, dan tindakan lanjutan akan segera diambil sesuai dengan perkembangan di lapangan,” pungkas Bupati Toha.
Dengan semangat gotong royong, Pemkab Muba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi situasi ini dengan optimisme dan kepedulian satu sama lain.




