MUARA ENIM, TOPIKBERITA.CO – Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field memberikan klarifikasi terkait insiden api terbuka yang terjadi di area jalur pipa gas di Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Minggu (14/6/2026).
Pjs Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field, Haris Fadilah, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari Kepala Dusun setempat sekitar pukul 06.30 WIB mengenai adanya api terbuka di sekitar area pipa gas.
“Pertamina EP Prabumulih bertindak cepat setelah mendapat laporan adanya api terbuka di area pipa gas di Desa Gunung Raja. Laporan diterima pukul 06.30 WIB dan langsung ditangani oleh tim SERT Prabumulih Field,” ujar Haris Fadilah dalam keterangannya.
Menurutnya, tim berhasil memadamkan api sekitar pukul 07.00 WIB. Sementara itu, tiga warga yang terdampak dalam kejadian tersebut telah dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina Prabumulih (RSPP) untuk mendapatkan penanganan medis.
“PEP Prabumulih berkomitmen memberikan dukungan terbaik bagi tiga warga terdampak,” katanya.
Haris menjelaskan, penyebab pasti munculnya api terbuka tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Saat ini area yang dianggap berbahaya telah dilokalisir dan berada dalam pengawasan petugas.
“Penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan. Area berbahaya sudah dilokalisir dan terus dipantau oleh petugas,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi respons cepat masyarakat dan pihak terkait yang telah membantu menjaga objek vital nasional, khususnya jalur pipa dan fasilitas produksi milik perusahaan.
“Kami mengapresiasi pihak-pihak terkait dan masyarakat di sekitar wilayah operasi yang ikut menjaga objek vital nasional berupa jalur pipa maupun fasilitas produksi lainnya serta sigap melaporkan kejadian,” ungkapnya.
Pertamina EP Prabumulih Field turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas berwenang maupun aparat penegak hukum apabila menemukan adanya kebocoran atau aktivitas mencurigakan di sekitar objek vital nasional.
Sebelumnya, tiga warga Dusun V Desa Gunung Raja, yakni Hardin (45), Erpina (43), dan Faisar (9), mengalami luka bakar saat melintas menggunakan sepeda motor di sekitar lokasi kejadian. Ketiganya kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
Hingga saat ini, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait.




