PRABUMULIH, TOPIKBERITA.co – Viral di media sosial soal dugaan pemberhentian sepihak terhadap relawan juru masak Dapur SPPG Kelurahan Sukajadi, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari pihak pengelola. Kepala SPPG Sukajadi, Arkhab Mustaqin, angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar. Senin, 17 November 2025
Menurut Arkhab, relawan juru masak bernama Ade Irma sebelumnya mengalami sakit selama empat hari dan bahkan sempat dirawat di ruang ICU. Berdasarkan keterangan medis yang diterima, Ade mengalami pembengkakan jantung, sehingga tim SPPG menyarankan agar dirinya beristirahat total demi pemulihan kesehatan.
“jadi beberapa hari kemudian beliau (Ade) udah balik kerumah saya besuk dan ternyata beliau sakit pembengkakan jantung,saya bilang ke ibu kesehatan yang utama jadi istirahat dulu saja” jelas Arkhab.
Ia juga menegaskan bahwa pekerja di dapur MBG saat ini menggunakan sistem upah harian, sehingga tidak ada ikatan kontrak kerja tetap antara SPPG dan para juru masak.
Terkait tudingan adanya gaji yang belum dibayarkan, Arkhab membantah hal tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh upah Ade Irma telah dibayarkan sesuai ketentuan pemerintah, yakni minimal Rp100 ribu per hari.
Dengan adanya klarifikasi ini, pihak SPPG berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum diverifikasi kebenarannya.




