PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Peristiwa pertikaian yang terjadi antara dua pegawai di lingkungan Puskesmas Cambai, Rabu (23/7/2024), langsung direspons cepat oleh Dinas Kesehatan Kota Prabumulih. Langkah tegas diambil guna menjaga stabilitas layanan kesehatan dan menegakkan etika di lingkungan kerja pelayanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, Djoko Listyano, SKM, M.Si, menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut. Menurutnya, tim internal telah dibentuk untuk menyelidiki lebih dalam kejadian yang sempat mengganggu suasana kerja tersebut.
“Tim investigasi sedang bekerja untuk menghimpun informasi langsung dari para pihak yang terlibat. Kami juga sudah meminta laporan kronologis resmi dari Kepala Puskesmas Cambai,” ujar Djoko saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan normal dan tidak boleh terganggu akibat persoalan internal. Karena itu, pihaknya telah meminta jajaran manajemen Puskesmas Cambai untuk segera menstabilkan situasi dan menjaga suasana kerja yang kondusif.
Selain investigasi, Dinkes juga berencana memberikan pendampingan psikologis serta pembinaan kepada pegawai yang bersangkutan. Jika terbukti terjadi pelanggaran disiplin ASN atau kode etik, sanksi akan diberikan sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami tidak akan mentolerir tindakan kekerasan atau perilaku yang merusak citra institusi pelayanan publik. Ini bukan hanya persoalan internal, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan,” tegasnya.
Dinkes Prabumulih menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan di seluruh Puskesmas. Semua pegawai diimbau untuk mengedepankan profesionalisme, etika, serta semangat kerja sama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
