PALEMBANG, TOPIKBERITA.CO – Kota Palembang akan melaksanakan kegiatan Pekan Paralimpic Pelajar Nasional (PEPARPENAS) dalam waktu dekat yakni pada 29 Juli 2023 sampai dengan 04 Agustus 2023 dimana pihak National Paralympic Comitte Indonesia (NPCI) Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut. NPCI adalah Organisasi pembina atlet penyandang disabilitas di Indonesia. Kamis (27/7/2023).
National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) sebagai/wadah yang bertanggung jawab sepenuhnya untuk menghimpun, membina , melatih dan membentuk Atlet olahraga disabilitas yang berkwalitas dan bertaraf Intemasional serta mengkoordinasikan setiap kegiatan olahraga disabilitas baik di tingkat Daerah, Nasional maupun Internasional.
Kegiatan PEPARPENAS Tahun 2023 akan diikuti peserta dari 34 Provinsi di Indonesia yang masing – masing provinsi akan mengirimkan atlet & official sebanyak 28 orang dengan perkiraan jumlah peserta keseluruhan sebanyak 952 orang. Adapun Cabang Olahraga yang akan dipertandingkan yaitu ada 6 Cabor diantaranya Bulu Tangkis, Renang, Catur, Tenis Meja, Bociah & Atletik. kegiatan tersebut akan dibukan langsung oleh Bpk Presiden RI yang akan digelar di Gedung PSCC Palembang.
Dalam penyampaian Sdr. RIAN selaku ketua NPCI Sumsel menjelaskan terkait akan diselenggarakannya kegiatan PEPARPENAS 2023 di Kota Palembang yang tinggal beberapa waktu lagi akan opening, Ia mengajak agar seluruh masyarakat Sumsel mendukung kegiatan tersebut dan ikut mensukseskannya karena ini merupakan upaya memberikan kontribusi aktif terhadap kelompok penyendang cacat fisik yang memiliki kemampuan dan prestasi di bidang olah raga.
Pada tanggal 7 Mei 2023 Lalu pihak NPCI Sumsel telah mengadakan rapat terkait kesiapan penyelenggara dalam even nasional tersebut, dijelaskan Sdr. Rian bahwa “sesuai arahan Kemenpora, kita menggelar pertemuan dengan Pengprov Cabor, apa yang menjadi keperluan untuk pertandingan di tiap-tiap cabor di Peparpenas nanti,”
Lanjut Rian, bahwa dengan adanya pertemuan ini ke depan akan lebih mudah pada saat rapat bersama Kemenpora dan Dispora Sumsel karena sudah ada gambaran yang diperlukan. Pihaknya berharap setelah ini Pengprov Cabor mulai merekap apa yang dibutuhkan pada saat pertandingan.
Sehingga, jika jauh-jauh hari maka peralatan yang sulit dicari bisa segera dipesan, tetapi tetap sesuai arahan dari Kemenpora karena terkait anggaran. “Begitu juga tentang SDM panitia, seperti wasit, juri, panitia pendukung dan lainnya,” pungkasnya.




