Ratusan Pelajar Sekolah Islahul Ummah Prabumulih Keracunan, Korban Didominasi Perempuan

  • Bagikan
Foto : Puluhan pasien pelajar sekolah Islahul Ummah dirawat di Aula gedung RS Bunda Prabumulih

PRABUMULIH, TOPIKBERITA.CO – Pasca kejadian, dugaan keracunan massal puluhan siswa di Sekolah Silahul Ummah Kota Prabumulih. Dinkes Prabumulih bergerak cepat, menurunkan tim guna mencari penyebab keracunan massal tersebut, Kamis, 9 Nopember 2023.

Juga, memastikan kondisi para siswa terkena dugaan keracunan massal dilarikan ke sejumlah RS. Baik, RS AR Bunda, RSUD, dan RS Pertamina.

“Sudah kita turunkan tim, melakukan pemantauan kondisi para korban. Lalu, juga menyelidiki penyebab dugaan keracunan massal tersebut,” jelas Kadinkes Prabumulih, dr Hj Hesti Widyaningsih MM MARS dikonfirmasi sore.

Kata Hesti, tidak memungkiri adanya keluhan sakit perut dan mual hingga muntah, juga pusing kepala pertanda dugaan keracunan massal di SIT tersebut. “Sampel makanan, bekas muntah, dan dapur sekolah. Jelas kita lakukan pengumpulan dan peninjauan, dalam rangka evaluasi juga dilakukan uji laboratorium terkait penyebab dugaan keracunan massal ini,” tukasnya.

Jelasnya, dugaan sementara ada kontaminasi bakteri akibat kurang higienis dalam pengolahannya terhadap makanan dimakan siswa, salah satu SIT. “Tetapi, pastinya kita menunggu hasil penyelidikan Tim Dinkes Prabumulih diterjunkan ke lokasi kejadian,” bebernya.

Tambahnya, jumlah siswa di SIT terkena dugaan keracunan terus didata. Karena, terus berdatangan ketiga RS tersebut. “Kondisi membaik, siswa dipulangkan. Jika belum sehat, dilakukan rawat inap,” pungkasnya.

Sementara, Fatmawati Ketua Yayasan Islahul Ummah mengatakan akan bertanggungjawab atas musiba tersebut, menurutnya kue Sus yang disediankan oleh pihak sekolah telah dilakukan sejak lama, namun kali ini terjadi musibah. Dirinya juga mengaku jika siswa sekolah yang mual dan muntah kebanyakan dari pelajar wanita.

“Yang di bunda ada 50 siswa plus guru, di RS Umum sekitar 48 dan di Pertamina 8 orang dirawat. Kebanyakan anak perempuan, karena mereka banyak yang tidak sarapan,” imbuhnya.

Adapun dari total 900 siswa baik di SIT yang berlamat di jalan Sangkuriang maupun di Kelurahan Karang Raja yang mengalami keracunan dan dirawat sekitar 9 persen.

Penulis: TaufikEditor: Taufik Jaya
  • Bagikan