Gasak Trafo PLN, Pelaku Sandera Dua Warga Karang Raja

  • Bagikan
Foto : Edison/ Kondisi beberapa alat kelistrikan berserakan bekas pencuri melakukan aksi.

TOPIKBERITA.CO – Diduga enam orang pencuri travo milik PLN menggunakan senjata api, sandera warga penunggu kebun  di Pal 10 Karangan Kecamatan RKT.

Enam kawanan rampok itu menggunakan sebo penutup wajah menyandera dua warga menggunakan senjata api dan mengambil trafo PLN sekira pukul 23.30 WIB.

Dua warga yang disandera dengan ditodong menggunakan senjata api selama kawanan perampok melakukan aksi perampokan yakni Erwin Saputra dan Riski.

Keduanya penjaga kebun merupakan warga Kelurahan Karang Raja kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Kejadian yang membuat resah dan menakutkan itu dialami oleh Erwin dan Riski yang dipercaya menunggu kebun sawit milik warga bernama Aris.

Saat media ini mengecek ke lokasi kejadian, Erwin yang masih terlihat shock menceritakan kronologis kejadian yang menimpanya. Rabu 11/12/2024.

Bermula pada  Selasa sore,  sekira pukul 17.00 ada dua orang yang datang ke pondoknya untuk meminjam kunci karena motornya rusak. “Ada dua orang datang ke pondok meminjam kunci, katanya motornya macet,” kata Erwin.

Manager PLN ULP Prabumulih Gema Sibarani didampingi Asisten Manager Jaringan dan Konstruksi ULP Ogan Ilir, Akbar Manadona serta beberapa pegawai PLN lainnya yang sudah berada di lokasi kejadian saat media ini meliput membenarkan kejadian ini.

“Benar ada kejadian pencurian travo di Pal 10 ini. Kami dapat informasi setelah selesai kejadian dan semalam kami berniat langsung ke TKP tapi mengingat kondisi jalan dan lokasi yang terpencil kami menunggu hingga pagi,” ucap Gema.

Manajer juga menerangkan bahwa dirinya telah melaporkan hal ini ke pihak berwajib dalam hal ini Polres Prabumulih via telepon. “Baru laporan awal pak, kami beritahukan kejadian ini via telepon ke Kasat Intel Polres Prabumulih tadi karena kami harus ke lokasi mengecek langsung ke tempat kejadian, dan setelah dari sini kami rencananya akan langsung ke Kantor Polres Prabumulih,” jelas Gema.

  • Bagikan